Google+ Followers

Selasa, 30 Oktober 2012

kata sakinah,mawaddah,warohmah

Keluarga yang sakinah, mawaddah dan penuh rahmah merupakan harapan semua orang yang telah memasuki gerbang pernikahan. Sakinah terambil dari akar kata’sakana’ yang berarti diam atau tenangnya sesuatu setelah bergejolak. Itulah sebabnya mengapa pisau dinamakan ’sikkin’, karena iaadalah alat yang menjadikan binatang yang disembelih tenang, tidak bergerak setelah tadinya meronta. Sakinah adalah ketenanganyang dinamis dan aktif,tidak seperti kematian binatang. Mawaddah punya maknakelapangan dada dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk. Mawaddah adalah cinta plus, bukankah yang mencintai sekali hatinya kesal sehingga cintanya pudar dan putus? Tetapi yang bersemayam dalam hati mawaddah, tidak lagi akan memutuskan hubungan seperti yang bisa terjadi pada orang yang bercinta. Ini disebckan hatinya begitu lapang dan kosong dari keburukan sehingga pintunya telah tertutup untuk dihinggapi keburukan lahir batin yang mungkin datang dari pasangannya. Rahmah adalah kondisi psikologis yang muncul didalam hati akibat menyaksikan ketidakberdayaan sehingga mendorong yang bersangkutan untuk memberdayakannya. Karena itu dalam kehidupan rumah tangga, masing masing suami istri akan bersungguh sungguh bahkan bersusah payah demi mendatangkan kebaikan bagi pasangannya serta menolak segala yang mengganggu danmengeruhkannya. Banyak pasangan suami istri mengharapkan kebahagiaan pernikahan mereka seakan akan kebahagiaan itu suatu keberuntungan yang pasti datang pada saatnya. Banyak jalan, langkah dan cara mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rohmah. Pertama, syarat untuk mencapai kehidupan yang bahaga adalah patuh dan taat kepada Alloh swt dan Rosul-Nya dalam segala aspek kehidupan, setelah itu berlaku istiqomah pada agama Alloh, berusaha seoptimal dan semaksimal mungkin, mematuhi perintah Alloh dan tidak melanggar larangan Alloh sehingga memperoleh ketenangan batin. Ketenangan batin ini merupakan faktor yangmenentukan dalam mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warohmah. Ketenangan batin ini dapat dibina dengan dasar agama, iman dan takwa kepada Alloh, sedangkan iman hanya dapat disuburkan lewat ibadah. Karena itu rumah tangga sebagai tempat tinggal yang penghuninya beriman menjadi sarana penting terciptanya ketentraman dankedamaian keluarga. Kedua, suami istri memerlukan saat saat bersama, masing masing memiliki kebutuhan untuk diterima dan sekaligus menerima perasaan orang yang dicintai, sekalipun untuk mendengarkan hal hal yang nampak remeh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar